Showing posts with label ARTIKEL. Show all posts
Showing posts with label ARTIKEL. Show all posts

Friday, January 28, 2011

Sisik Naga, Cara Jitu Hentikan Sariawan

Jangan sepelekan sariawan. Gangguan ini menimbulkan nyeri sehingga biasa membuat penderitanya enggan makan. Namun, ada cara alami untuk mengatasinya, yakni sisik naga. Tanaman ini juga berkhasiat sebagai antiradang, analgesik, hemostatis, dan antitusif.

Secara umum, sariawan adalah penyakit berupa luka di mulut. Menurut Dr Setiawan Dalimartha, ada beberapa penyakit yang menyebabkan luka pada rongga mulut.

Sariawan gusi (Ginggivostomatitis plaut vincent) adalah salah satu jenis penyakit rongga mulut yang disebabkan kuman Bacillus ficiformis dan Borellia vincenti. Keberadaan kuman ini dapat menyebabkan seluruh gusi meradang. Batas antara gusi dan pipi akan penuh dengan bintik berupa luka kecil sebesar kepala jarum pentul dan secara makroskopik tampak sebagai garis putih.

Sariawan aftosa (Stomatitis aftosa), berupa luka dangkal dengan permukaan berwarna putih. Dimulai dari gelembung yang kemudian pecah meninggalkan suatu luka yang dangkal. Luka ini menimbulkan nyeri hebat meski tak disertai demam.

Penyebab Tak Jelas
Penyebab sariawan tak jelas. Namun, kata Dr Setiawan, beberapa bukti faktor penyebab, antara lain, kurangnya vitamin C dalam darah, trauma, alergi terhadap cabai, nanas, atau gangguan hormonal, semisal sewaktu haid atau stres.

Sariawan menyebabkan rasa nyeri pada mulut dan akan bertambah parah bila daerah sekitarnya tertarik karena pergerakan sewaktu mengunyah makanan. Sariawan memang akan sembuh sendiri dalam waktu kurang dari empat minggu, tetapi cenderung akan berulang. Untuk menghindarinya, disarankan menjauhi faktor penyebab, semisal makanan pencetus alergi.

Ada banyak herbal yang dapat digunakan untuk mengatasi gangguan luka di sekitar mulut itu, salah satunya sisik naga. Sisik naga dalam pengobatan tradisional China sifatnya manis, sedikit pahit, dan dingin. Tanaman ini epifit atau menumpang pada pohon lain, tetapi bukan tergolong tanaman parasit karena dapat membuat makanan sendiri.

Tanaman bernama Latin Drymoglossum piloselloides ini merupakan tanaman Asia tropis. Biasa tumbuh liar di hutan, ladang, dan tempat lainnya pada daerah yang agak lembab, mulai dari dataran rendah hingga ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut.

Tanaman bernama daerah picisan (Sumatera) dan pakis duwitan (Jawa) ini tumbuh di batang dan dahan pohon. Akar rimpangnya panjang, kecil, merayap, bersisik, panjang 5-22 cm, dan melekat kuat.

Daun yang satu dengan yang lainnya tumbuh dengan jarak pendek. Bertangkai pendek, tebal berdaging, berbentuk jorong atau jorong memanjang, ujung tumpul atau membundar, pangkal runcing, tepi rata, permukaan daun tua gundul dan berambut jarang pada permukaan bawah, serta berwarna hijau sampai kecoklatan. Ukuran daun yang berbentuk bulat sampai jorong hampir sama dengan uang logam picisan sehingga dinamakan picisan.

Mengandung Atsiri
Tanaman bernama China, Bao Shu Lian, ini khasiatnya sebagai antiradang, penghilang nyeri (analgesik), pembersih darah, penghenti perdarahan (hemostatis), memperkuat paru-paru, dan sebagai obat batuk (antitusif). Sisik naga juga mengandung minyak atsiri, sterol atau triterpen, fenol, flavonoid, tanin, dan gula.

Hasil penelitian yang dilakukan L Nuraini Susilowati di Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada tahun 1988, ekstrak alkohol daun sisik naga mempunyai aktivitas menghambat pertumbuhan Escherichia coli. Sementara ekstrak alkohol dan ekstrak airnya menghambat pertumbuhan Sreptococcus aerous.

Bagian yang digunakan untuk pengobatan adalah daun dan seluruh herba segar yang telah dikeringkan. Untuk obat minum, rebus 15-60 gram daun, lalu air rebusannya diminum. Untuk pemakaian luar, gunakan air rebusan herba segar buat mencuci kudis, koreng, atau obat kumur bagi yang menderita sariawan atau radang gusi, seperti yang dilakukan Astra.

Cara penggunaan lainnya, giling herba segar hingga halus. Setelah itu bubuhkan ke tempat yang sakit, terutama untuk kudis, kurap, radang kulit bernanah, radang kuku, atau luka berdarah.

Daun tanaman yang diperbanyak dengan spora dan pemisahan akar ini dapat digunakan untuk pengobatan gondong (parotitis), TBC kulit dengan pembesaran kelenjar getah bening (skrofuloderma), sakit kuning (jaundice), sukar buang air besar (sembelit), disentri, kencing nanah, batuk, abses paru-paru disertai batuk darah, mimisan, berak darah, muntah darah, rematik, keputihan (leukore), dan kanker payudara.

Lima resep Bao Shu Lian:

1. Radang gusi (gingivitis)
Bahan: Daun sisik naga segar. Pemakaian: Cuci bahan hingga bersih, lalu kunyah. Biarkan ampas tersebut cukup lama di bagian gusi yang meradang, lalu buang. Lakukan 3-4 kali sehari hingga sembuh.
2. Rematik jaringan lunak (nonartikuler)
Bahan: 15-30 gram daun sisik naga segar. Pemakaian: Cuci bahan, lalu rebus dalam 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring. Ambil airnya. Minum 3 kali sehari, masing-masing setengah gelas.
3. Sakit kuning (jaundice)
Bahan: 15-30 gram daun sisik naga segar. Pemakaian: Cuci bahan, lalu rebus dalam 3 gelas air hingga tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring. Ambil airnya. Minum 3 kali sehari masing-masing setengah gelas.
4. Sariawan
Bahan: Segenggam daun sisik naga segar. Pemakaian: Cuci bahan hingga bersih, rebus dalam 2 gelas air hingga mendidih, lalu saring. Gunakan airnya untuk berkumur selagi hangat.
5. Menghentikan perdarahan
Bahan: 30 gram daun sisik naga segar. Pemakaian: Cuci bahan, lalu giling hingga halus. Setelah diperas, saring. Minum airnya. Lakukan 3 kali sehari hingga sembuh. [KOMPAS.com —

Thursday, January 27, 2011

Mengendalikan Tensi dengan Bluberi

Bagi Anda yang gemar mengonsumsi buah-buahan sebaiknya mulai mempertimbangkan bluberi atau stroberi sebagai pilihan. Riset terbaru mengindikasikan, kebiasaan mengudap buah segar yang satu ini memberi manfaat besar bagi kesehatan, yakni membantu menurunkan tekanan darah.

Dalam studi yang dipublikasikan American Journal of Clinical Nutrition itu, para ilmuwan menemukan khasiat nyata bluberi setelah memantau diet sekitar 160.000 pria dan wanita selama 14 tahun. Para ilmuwan menganalisa salah satu unsur dalam diet tersebut yakni zat antioksidan yang disebut flavonoid.

Kajian menunjukkan, mereka yang paling banyak mengonsumsi anthocyanin— salah satu jenis flavonoid— tercatat 12 persen lebih rendah mengalami risiko tekanan darah tinggi dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsi buah yang mengandung zat antioksidan tersebut .

Bluberie dan stroberi adalah dua jenis buah yang diyakini menjadi sumber terbaik anthocyanin. Faktanya, mereka yang secara rutin memakan sekitar 1/2 cangkir bluberi dalam sepekan tercatat 10 persen lebih rendah mengalami tekanan darah tinggi ketimbang mereka yang tak pernah memakan buah ini. Riset-riset terdahulu juga ada yang mengaitkan zat anthocyanin dengan pembuluh darah yang lebih lentur.

“Anthocyanin dapat meningkatkan produksi natrium oksida dalam tubuh, yang membuat pembuluh darah menjadi lebih lentur sehingga darah dapat dengan lebih mudah melewatinya,” jelas Aedin Cassidy, Ph.D., peneliti dari University of East Anglia, Inggris.

Tetapi bagaimana dengan antioksidan yang lain? Para ilmuwan juga pernah melakukan kajian terhadap jenis flavonoid lain — yang terkandung dalam cokelat hitam, anggur merah dan teh — dan semunya memiliki khasiat menekan risiko hipertensi.

Tetapi flavanoid pada bluberi rupanya masih lebih unggul. "Zat antioksidan lainnya juga dapat menekan risiko tingginya tekanan darah, tetapi tidak sebaik anthocyanin. Kenapa? Perkiraan Anda tidaklah sebaik yang mereka punya, tetapi penelitian di masa depan akan mengungkap pertanyaan tentang ini," ujar Cassidy. [kompas.com]

Perlukah Puasa Seks Sebelum Bertanding?

Sejak zaman Yunani kuno para atlet sudah memegang teguh konsep puasa bercinta sebelum bertanding. Gagasan ini berawal dari mitos yang menyebutkan hubungan seks akan mengurangi level hormon testosteron sehingga ditakutkan atlet kurang agresif saat menghadapi lawan.

Filsuf besar Plato adalah orang pertama yang mencuatkan mitos ini ketika menuliskan tentang juara Olimpiade Ikkos of Tarentum. Menurut literatur, Ikkos menyiapkan diri menghadapi pertandingan Olimpiade ke 84 di tahun 444 SM dengan menyantap babi hutan dalam porsi besar, keju dan daging kambing, serta menghindari aktivitas seksual. Ia khawatir hubungan seksual akan mengurangi kekuatannya.

Menurut artikel yang dimuat dalam Newsweek, orang-orang Roma tidak setuju dengan gagasan orang Yunani itu. Tahun 77 Masehi Pliny the Elder, penulis besar Romawi, menulis bahwa semangat yang mulai melempem bisa dikobarkan kembali dengan berhubungan seksual. Sejak itu, konsep seks akan mengurangi performa mulai ditinggalkan para atlet.

Pada awal tahun 1900, petinju legendaris Rocky Marciano menyatakan puasa bercinta selama sebulan sebelum pertandingan. Marciano adalah petinju kelas berat yang pensiun dengan rekor belum pernah dikalahkan.

Pada pertengahan abad ke-20, Muhammad Ali juga mengakui ia puasa bercinta dua bulan sebelum naik ring. Petinju legendaris itu mengatakan absen dari hubungan seks membuatnya lebih tenang dan tidak mudah dikalahkan. Ali merupakan petinju legendaris dengan rekor yang belum terpatahkan menang 56 kali dengan 37 KO dari 61 pertandingan.

Mengikuti jejak para seniornya, baru-baru ini petinju Manny Pacquiao juga menyebutkan ia terpaksa "pisah ranjang" dengan istrinya selama menyiapkan diri dalam laga besar. Ia baru menemui istrinya dalam kunjungan tertentu dan tentu saja ia menahan diri dengan tidak melakukan aktivitas seksual.

Tidak terbukti

Selama berabad-abad para atlet mematuhi pakem puasa bercinta ini demi penampilan terbaiknya saat berlaga. Bukan cuma petinju, para atlet dari cabang olahraga lain seperti American Footbaal dan sepakbola juga mengikutinya.

Ian Shrier, ahli kedokteran olahraga dari McGill University menyebutkan ada dua alasan mengapa para atlet rela menjauhi seks sebelum pertandingan. Pertama, hubungan seks dianggap bisa membuat atlet kehabisan tenaga dan kelelahan ketika bertanding. Mitos ini ternyata tidak terbukti.

Kedua, aktivitas seksual pada malam sebelum bertanding memengaruhi cara pandang seseorang. Namun belum diketahui kebenaran dari alasan kedua ini. "Aktivitas seksual sebelum kompetisi sebenarnya tidak memengaruhi kekuatan, keseimbangan, ketahanan atau kecepatan reaksi seorang atlet," kata Shrier.

Saluran televisi olahraga ESPN pernah melakukan riset mengenai hal ini. Mereka menguji atlet gulat pria dan wanita untuk mengetahui ketahanan kardiovaskular serta kekuatan tubuh bagian atas dan bawah menggunakan alat sensor yang didesain oleh United States Boxing Association.

Para pegulat itu diminta untuk tidak bercinta sehari sebelum melakukan serangkaian tes. Kemudian sehari setelahnya mereka diperbolehkan berintim-intim dengan pasangannya kemudian dites ulang. Hasil penelitian menunjukkan secara fisik, kadar testosteron pegulat pria dan wanita tetap tinggi meski mereka sudah berhubungan seks.

Tommy Boone, psikolog olahraga juga mengatakan tidak ada landasan ilmiah yang mendukung mitos absen bercinta akan meningkatkan performa. Dalam penelitiannya tahun 1995 terhadap 11 atlet yang melakukan tes treadmill, tidak ada perbedaan performa pada atlet yang absen bercinta 12 jam sebelum tes dengan atlet yang melakukan hubungan seks.

"Memang ada perubahan fisik ketika berhubungan seks, yakni naiknya detak jantung dari 70 bpm menjadi 130 bpm. Namun dibandingkan dengan pengerahan tenaga saat pertandingan bola, tenaga yang dikeluarkan saat bercinta tidak akan berpengaruh banyak, kurang dari 25 persen," kata penulis buku Sex Before Athletic Competition: Myth or Fact ini.

Para ilmuwan juga menemukan bahwa terlalu lama absen bercinta justru bisa menurunkan kadar testosteron. Lagi pula kalori yang dikeluarkan ketika berhubungan seks setara dengan naik tangga dua lantai sehingga dianggap tidak ada pengaruhnya.

Para ahli juga mengatakan bahwa yang dibutuhkan atlet sebelum pertandingan adalah cukup istirahat dan menghindari stres agar fokus pada laga yang akan dihadapi. Jadi bila hubungan seks bisa membuat seseorang atlet tidur nyenyak, maka mengapa harus dihindari?

kompas.com

Refleksiologi, Sehat Berawal dari Kaki

Manfaat pijat untuk kesehatan dan kebugaran tubuh sudah diakui selama puluhan dekade. Pijat sendiri terdiri dari puluhan bahkan mungkin ratusan jenis yang semuanya memberikan hasil sama, menghilangkan lelah dan stres serta membuat tubuh bugar.

Salah satu jenis pijat yang belakangan ini menjadi tren adalah pijat refleksi. Secara teori pijat refleksi termasuk terapi pelengkap atau alternatif terapi medis standar berupa pemijatan di titik refleks pada telapak kaki atau tangan.

Dalam refleksiologi dinyatakan, titik-titik refleks di telapak kaki berhubungan dengan seluruh organ tubuh, mulai dari kantung kencing, usus, lambung, hati, ginjal, limpa, sampai jantung. Bagian atau titik yang jumlahnya tak kurang dari 70 ini tersusun membentuk peta tubuh di kaki.

Alifia, salah satu terapi pijat refleksi di salah satu mal di Senayan mengungkapkan, bila suatu titik dipijat dengan tangan atau alat bantu terasa sakit, maka organ yang berhubungan dengan titik itu mengalami gangguan fungsi. "Biasanya karena peredaran darahnya kurang lancar," katanya.

Prinsip teknik pemijatan asal Cina ini sebenarnya hampir sama dengan akunpuntur, tetapi dititikberatkan pada telapak kaki saja. Setiap titik yang ada di telapak kaki berhubungan langsung dengan syaraf-syaraf organ dan jaringan tubuh.

"Jika ujung-ujung jari yang dipijat terasa sakit biasanya ada hubungannya dengan sakit kepala karena titik saraf di bagian itu berhubungan langsung dengan saraf kepala," kata Alifia mencontohkan.

Dalam situs reflexology-research disebutkan pijat refleksi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti mmebuat rileks, mengurangi sakit, mempercepat pemulihan pasca operasi, dan masih banyak lagi.

Berbeda dengan teknik pijat lainnya, pijat refleksi tidak mengharuskan kita membuka pakaian. Dalam teknik pijat ini juga tidak diperlukan minyak atau krim sehingga lebih praktis dan bisa dilakukan di mana pun.

Sumber : -kompas.com

Pekerja Otomotif Rentan Kanker Paru-Pari

Para perokok, baik aktif maupun pasif termasuk kelompok yang paling berisiko terjangkit kanker paru. Kelompok lain yang juga rentan mengalaminya adalah para pekerja otomotif yang sering berada di bengkel. Mengapa demikian?

Selain sering menghirup emisi gas buang kendaraan bermotor, pekerja otomotif juga berhadapan dengan bahan lain yang tak kalah berbahaya dalam kaitannya dengan kanker. Bahan yang dimaksud adalah asbes yang digunakan sebagai lapisan kampas rem dan kopling.

Saat para mekanik membersihkan tromol dan rumah kopling kendaraan bermotor, debu dan serpihan serat asbes itu akan beterbangan kemudian terhirup. Debu asbes bisa terakumulasi sehingga dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kanker di saluran napas.

Risikonya bisa lebih besar lagi mengingat sebagian bengkel tidak memiliki sirkulasi udara yang baik. Data terbaru dariEnvironmental Protection Agency (EPA) menunjukkan, 66 persen bengkel di Amerika Serikat memiliki udara yang tercemar asbes di atas batas aman karena tidak punya ventilasi.

Penggunaan asbes oleh industri otomotif sebenarnya sudah diingatkan oleh EPA sejak tahun 1970-an, namun bahan itu tetap digunakan hingga saat ini karena dinilai punya kelebihan. Di antaranya lebih tahan panas dan lebih stabil dibandingkan bahan lain seperti karet dan plastik.

Dikutip dari Seedol, Minggu (23/1/2011), jenis kanker paru yang sering menjangkiti pekerja otomotif adalah Malignant mesothelioma. Jenis kanker ini menyerang lapisan tipis yang menyelubungi organ-organ penting termasuk paru-paru dan kebanyakan memang dipicu oleh asbes.

Seperti halnya pada jenis kanker paru yang lain, gejala awal Malignant mesothelioma seringkali tidak terdeteksi. Sebelum terlanjur parah, para pekerja otomotif atau siapapun yang bersinggungan dengan debu asbes sebaiknya memeriksakan diri jika mulai batuk-batuk atau mengalami keluhan lain pada pernapasan.

Rajin Minum Susu Kurangi Risiko Kanker Usus


Selandia Baru,Kebiasaan minum susu tidak hanya baik bagi kesehatan tulang dan gigi, tetapi juga bisa mencegah kanker. Penelitian membuktikan orang-orang yang rajin minum susu sejak masa kanak-kanak punya risiko lebih kecil untuk kena kanker usus.

Kandungan mineral dalam susu yang disebut-sebut mampu mengurangi risiko kanker usus adalah kalsium. Pada orang dewasa, suplemen kalsium telah terbukti mampu menghambat pertumbuhan adenoma atau sejenis tumor ganas yang biasa menyerang usus besar atau kolon.

"Penelitian kami membuktikan bahwa kalsium juga bermanfaat bagi anak-anak di usia pertumbuhan, untuk mengurangi risiko kanker kolon," tulis para peneliti dalam laporannya, seperti dikutip dari NZHerald.co.nz, Selasa (18/1/2011).

Laporan yang dimuat dalam American Journal of Epidemiologytesebut memaparkan hasil penelitian 2 ahli dari Otago University, Prof Brian Cox dan Dr Mary Jane Sneyd. Tak kurang dari 1.000 orang dewasa di Selandia Baru dilibatkan dalam penelitian yang diklaim sama sekali tidak didanai oleh pabrik susu.

Para partisipan adalah orang dewasa yang pada masa kecilnya sempat mengalami program pembagian susu gratis dari pemerintah setempat untuk anak-anak sekolah antara tahun 1937-1967. Susu gratis itu dibagikan setiap hari, masing-masing dikemas dalam botol berukuran 284 mL.

Meski tidak perlu membayar karena didanai oleh pemerintah, pada masa itu tidak semua partisipan berkesempatan mendapatkan susu gratisan. Selain karena distribusi yang tidak merata, beberapa mengaku memang tidak senang minum susu.

Hasil penelitian itu menunjukkan, partisipan yang dulunya rajin mengonsumsi susu gratisan lebih jarang terkena kanker usus ketika dewasa. Dibandingkan dengan risiko kanker usus pada partisipan yang mengaku tidak doyan susu, perbedaannya cukup bermakna yakni sekitar 30-38 persen lebih rendah.

Inilah Negara dengan Penderita Kanker Terbanyak

Penyakit kanker adalah salah satu penyakit yang mematikan. Penyakit ini bisa menyerang ras manapun dan umur berapa pun. Badan Kesehatan Dunia mengumumkan satu negara tercatat punya jumlah penderita kanker terbanyak.

Bukan China, India atau AS yang menduduki peringkat terbanyak penderita kanker. Tapi negara Denmark tercatat punya jumlah penderita kanker terbanyak.

Selain berarti tidak sehat, di sisi lain peringkat ini menujukkan bahwa Denmark punya keunggulan di bidang teknologi untuk mendeteksi kanker.

Penelitian terbaru yang dilakukan organisasi kesehatan dunia WHO melalui World Cancer Research Fund (WCRF) menempatkan Denmark sebagai negara dengan penderita kanker terbanyak. Sedikitnya 326 dari 100.000 penduduk di negara tersebut menderita kanker.

Dikutip dari Telegraph, Selasa (25/1/2011), tingginya jumlah penderita kanker di Denmark diyakini berhubungan dengan faktor gaya hidup yang tidak sehat. Di antaranya adalah suka merokok, minum alkohol dan kurang olahraga.

Di negara yang termasuk wilayah Skandinavia ini, jumlah perempuan yang merokok termasuk paling tinggi dibanding negara lain. Selain itu, kebiasaan minum alkohol yang sangat membudaya di negara ini juga disebut-sebut sangat berpengaruh.

Di sisi lain, tingginya jumlah penderita kanker juga bisa dilihat sebagai kemajuan dalam hal teknologi kesehatan karena hal itu menunjukkan banyaknya kanker yang bisa dideteksi. Di beberapa negara berkembang, penderita kanker tampak sedikit hanya karena tidak terdeteksi.

Penelitian ini juga mengaitkan rata-rata penghasilan perkapita penduduk suatu negara dengan jumlah penderita kanker. Selain Denmark, negara lain yang masuk ke dalam 20 besar adalah negara-negara maju yang penduduknya rata-rata berpenghasilan tinggi termasuk Amerika Serikat, Kanada, Australia dan Selandia Baru.

"Jumlah kasus cukup banyak juga tak terhindarkan di Inggris dan negara-negara maju laindi Eropa. Meski

begitu, sepertiga dari jumlah tersebut bisa dicegah dengan perubahan gaya hidup, yakni banyak olahraga dan menerapkan pola makan yang sehat," ungkap Martin Wiseman, salah saru peneliti dari WCRF.

Berikut daftar 20 negara dengan penderita kanker terbanyak:
PeringkatNegaraJumlah penderita kanker tiap 100.000 penduduk
1Denmark326
2Irlandia317
3Australia314
4Selandia Baru309
5Belgia307
6Prancis300
7Amerika Serikat300
8Norwegia299
9Kanada297
10Republik Czech295
11Israel288
12Belanda287
13Luxemburg284
14Hongaria283
15Islandia282
16Jerman282
17Uruguay280
18Italia274
19French Polynesia270
20Swiss269


Wednesday, January 26, 2011

Mengobati Endometriosis Tanpa Obat

Adanya efek samping tertentu merupakan salah satu alasan orang malas mengonsumsi obat, termasuk untuk mengatasi endometriosis (pertumbuhan rahim tidak sempurna). Kini endometriosis bisa diatasi tanpa obat, hanya dengan meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh.

Endometriosis adalah jaringan rahim yang tumbuh diluar rahim tapi berada di endometrium (dinding rahim). Kondisi ini menyebabkan nyeri haid dan kesulitan untuk hamil, sedangkan pada keparahan tertentu bisa menyebar ke jaringan otak dan paru-paru.

Selain genetik, faktor lain yang meningkatkan risiko endometriosis adalah sistem imun atau kekebalan tubuh. Penelitian yang dilakukan Dr H Muharam, SpOG(K) dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) menunjukkan, wanita yang mengalami endometriosis punya sistem imun yang kurang tangguh.

Komponen sistem imun yang berhubungan dengan endometriosis adalah sel Natural Killer (NK) yang merupakan pembunuh alami bagi sel-sel asing di dalam tubuh. Kemampuan sel ini menurun pada penderita endometriosis sehingga tidak bisa mengendalikan pertumbuhan endometrium yang tidak normal.

"NK ini seharusnya membunuh endometrium yang tumbuh di luar rahim, tapi karena lemah maka dibiarkan saja. Biar kuat, NK harus 'disekolahkan' agar menjadi Lymphokine Activated Killer atau LAK," ungkap Dr Muharam usai menjalani sidang promosi doktoral atas penelitiannya ini di Ruang Senat FKUI, Salemba, Jakarta, Kamis (20/1/2011).

Metode baru yang dikembangkan oleh Dr Muharam untuk mengatasi endometriosis adalah memperkuat NK menjadi LAK. Caranya dengan mengeluarkannya dari peredaran darah, kemudian 'menyekolahkannya' atau mereaksikannya dengan komponen sistem imun lainnya yakni interleukine-2(IL-2).

Setelah menjadi LAK, komponen sistem imun tersebut dimasukkan kembali ke dalam tubuh pasien. LAK inilah yang kemudian akan melawan endometriosis secara alami, tanpa menggunakan obat atau operasi-operasi radikal yang sering berakhir dengan pengangkatan rahim.

Dalam jangka pendek, hasil penelitian ini memang belum bisa diterapkan karena baru diteliti secara in-vitro di laboratorium. Namun Dr Muharam yakin ke depannya metode yang ia kembangkan bisa bermanfaat bagi penderita endometriosis yang populasinya mencapai 10-15 persen wanita usia subur.

Selain didukung oleh FKUI, dalam penelitian ini Dr Muharam juga mendapat dukungan dari sebuah lembaga riset di Paris, INSERM. Lembaga ini juga menawarkan penelitian post-doctoral bagi Dr Muharam, yang salah satu tujuannya untuk menciptakan sebuah vaksin endometriosis.

Endometriosis Bikin Wanita Susah Hamil

Nyeri haid yang tidak wajar adalah keluhan paling umum pada endometriosis atau pertumbuhan endometrium di luar rahim. Bagi yang tidak pernah atau jarang mengalami nyeri haid, gejala lain yang bisa dikenali adalah susah punya anak.

Pertumbuhan endometrium (dinding rahim) yang tidak normal ini mempengaruhi kesuburan wanita dengan berbagai cara. Di antaranya dengan merusak struktur organ dalam reproduksi dan mempengaruhi sistem imun atau kekebalan tubuh untuk menyerang sperma yang masik.

Kerusakan struktur organ reproduksi terjadi jika endometriosis tumbuh di sekitar indung telur (ovarium). Jaringan endometriosis di tempat itu bisa mengeluarkan bercak-bercak lengket dan menyumbat saluran yang menghubungkannya dengan rahim (tuba fallopi), sehingga sperma yang masuk tidak mencapai indung telur.

Selain itu, endometrium yang tumbuh di tempat yang tidak seharusnya akan dikenali oleh sistem imun atau kekebalan tubuh sebagai benda asing yang berbahaya. Benda asing ini akan mengaktifkan mekanisme perlawanan yang kadang-kadang terlalu aktif sehingga justru menyerang sel-sel asing yang sebenarnya tidak membahayakan.

"Saking banyaknya benda asing, sistem imun bisa lupa yang mana lawan sesungguhnya. Termasuk sel sperma yang masuk juga dianggap musuh, lalu dipukuli. Makanya penderita endometriosis susah punya anak," jelas Dr Muharam.

Dr Muharam mengatakan, endometriosis memang tidak mematikan namun sangat mengganggu karena dapat mengganggu kesuburan dan memicu rasa sakit. Bahkan jika menyebar ke paru-paru dan otak, penderita bisa megnalami kejang dan pengempisan paru-paru setiap kali mengalami datang bulan.

Kondisi yang dialami oleh sekitar 10-15 persen wanita di usia subur ini umumnya diatasi dengan pemberian obat-obat hormonal, pembedahan atau bahkan pengangkatan jika sudah terlalu parah. Meski bisa disembuhkan, peluang kekambuhannya cukup tinggi yakni mencapai 33,3-40,3 persen.

Agar tidak terlanjur parah, Dr Muharam menyarankan untuk segera memeriksakan diri bila menjumpai gejala-gejala endometriosis. Misalnya jika nyeri haid tidak sembuh-sembuh meski sudah minum obat, sebaiknya diperiksakan untuk mengantisipasi adanya infeksi maupun endometriosis


Golongan Darah dan Masalah Kesehatan

Golongan DarahGolongan darah ternyata tidak hanya menentukan ciri khusus darah dari suatu individu, tetapi juga bisa menentukan kepribadian serta kesehatan seseorang. Bagaimana kepribadian dan kesehatan dari empat golongan darah?

“Golongan darah bisa memberikan kunci kesehatan dan bahkan mempengaruhi kepribadian kita,” kata Dr Peter J. D’Adamo, dokter naturopathic Kanada, seperti dilansir dari Bodyecology,

Dr D’Adamo dalam bukunya ‘Eat/Live Right 4 Your Type’ menjelaskan hubungan antara jenis darah A,B,O dan AB dengan pola makan, kesehatan dan kepribadian.

Para ahli di Jepang juga telah melakukan penelitian tentang golongan darah dan kepribadian sejak 60 tahun yang lalu. Bagi sebagian besar orang Jepang, faktor biologi dan genetika memiliki peran dalam menentukan kepribadian.

Berikut adalah beberapa contoh kepribadian dan kesehatan berdasarkan golongan darah menurut Dr Peter J. D’Adamo dan ayahnya James D’Adamo:

1. Darah A

Kepribadian
Cenderung bersifat kooperatif, peka, rajin, penuh gairah, cerdas, dan perfeksionis. Orang dengan golongan darah ini dapat menahan emosi sampai akhirnya meledak. Kebanyakan dari mereka adalah orang yang kaku dan tidak sabar.

Mereka sebenarnya memiliki jiwa kepemimpinan, tetapi stres dapat sangat berpengaruh terhadap sikap mereka.

Kesehatan
Golongan darah A cenderung memiliki sistem pertahanan yang sensitif. Terlalu banyak stres dapat melemahkan kekebalan tubuhnya lebih cepat daripada golongan darah yang lain.

Kebanyakan dari mereka memiliki masalah asam lambung yang rendah bahkan sejak dilahirkan, maka diperlukan makanan yang mengandung lebih banyak protein. Menggunakan enzim pencernaan seperti susu berprotein, makanan dan minuman fermentasi adalah keharusan bagi orang dengan golongan darah A.

2. Darah B

Kepribadian
Orang yang bergolongan darah B cenderung lebih seimbang, mereka berpikir seperti darah A namun ambisius seperti darah O. Mereka memiliki empati, mudah memahami pemikiran orang lain, namun sering ragu-ragu untuk menghadapi tantangan. Mereka terkenal sebagai ‘bunglon’ karena sangat fleksibel.

Kesehatan

Orang yang memiliki golongan darah B memiliki sistem kekebalan yang kuat, tetapi rentan terhadap infeksi virus yang berkembang lambat, seperti lupus dan kelelahan kronis.

Mereka juga mungkin mengalami masalah dengan gula darah yaitu hipoglikemia (kadar gula darah rendah), terutama jika mereka makan makanan yang salah.

3. Darah AB

Kepribadian
Orang dengan golongan darah AB cenderung menjadi sangat menarik dan populer. Mereka tidak memusingkan hal-hal kecil dan terlihat sebagai orang yang religius.

Tidak ada hal yang membosankan bagi orang yang bergolongan darah AB. Tapi hanya ada sekitar 2 sampai 5 persen dari populasi yang bergolongan darah AB.

Kadang-kadang sulit untuk menjadi orang dengan golongan darah AB. Mereka tidak suka dibatasi. Jika merasa sangat dikekang, mereka akan keluar jalur dan melakukan hal-hal dengan cara mereka sendiri.

Kesehatan
Seperti halnya dengan golongan darah A, orang dengan golongan darah AB bereaksi buruk terhadap stres. Mereka lebih kuat dan lebih aktif daripada tipe darah A, tapi mereka perlu memperhatikan tingkat stres sehingga dapat berkompromi dengan sistem kekebalan tubuh mereka.

4. Darah O

Kepribadian
Orang dengan golongan darah O cenderung menjadi penyendiri. Namun, mereka memiliki jiwa pemimpin, intuitif, fokus, mandiri dan berani.

Kesehatan
Orang bergolongan darah O dapat menangani stres lebih baik dari golongan darah lainnya. Mereka memiliki sistem kekebalam tubuh yang kuat, mereka sangat aktif baik fisik atau mental.

Orang dengan golongan darah O cenderung memiliki aliran darah yang lambat. Diperlukan banyak latihan yang kuat sekitar satu jam setiap hari untuk mengatasi hal tersebut.

Tapi menurut Dr D’Adamo, ada banyak faktor lain yang juga mempengaruhi kepribadian seseorang. Tapi setidaknya golongan darah dapat menjadi petunjuk yang berharga untuk memahami keunikan seseorang.

Sumber : detikHealth

Minum Saat Sedang Makan Tak Akan Bikin Gemuk

Banyak orang meyakini, minum saat sedang makan bisa mengganggu pencernaan dan memicu kegemukan. Faktanya tidak selalu demikian, sebab makan yang diselingi minum air putih justru dapat membantu menurunkan berat badan.

Selama tidak ditambah sirup atau gula, air putih (H2O) merupakan senyawa bebas kalori. Sekalipun diminum bersama dengan makanan, air putih tidak akan memberikan kalori tambahan sehingga tidak akan menyebabkan kegemukan.

Tidak hanya itu, minum air justru menyebabkan perut lebih cepat terasa penuh. Dikutip dari MSN Health, Rabu (4/8/2010), hal ini menyebabkan nafsu makan berkurang sehingga terhindar dari kemungkinan makan dengan porsi berlebihan.

Teori ini dibuktikan dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Obesity pada tahun 2007. Pada orang berusia 55 tahun ke atas, kebiasaan minum 0,5 liter air putih sebelum makan dapat mengurangi berat badan sebesar 44 persen dalam waktu 12 pekan.

Penelitian lain mengatakan, air putih dapat meningkatkan termogenesis atau metabolisme kalori menjadi energi. Tidak peduli sebelum atau sesudah makan, minum 0,5 liter dalam suhu ruangan efektif meningkatkan metabolisme hingga 30 persen pada 10-30 menit pertama sesudahnya.

Terkait hal ini, spekulasi yang dikembangkan para ahli adalah bahwa tubuh menjadi perlu energi lebih banyak untuk menaikkan suhu air yang diminum pada suhu ruangan agar sesuai dengan suhu tubuh. Pada orang dewasa, proses ini rata-rata membutuhkan energi sebesar 29 kalori.

Sementara bagi sistem pencernaan, belum ada bukti ilmiah bahwa air putih dapat memicu gangguan. Dalam proses memecah makanan menjadi nutrisi yang bisa diserap tubuh, adanya air di saluran pencernaan justru akan membantu.

Air menjadi media untuk melarutkan beberapa komponen nutrisi makanan, sehingga lebih mudah diserap oleh dinding usus. Asal diimbangi dengan diet yang tepat, minum air putih saat makan justru baik untuk menurunkan berat badan.

Sumber : detikHealth

Cpx24.com CPM Program Cpx24.com CPM Program